Pemprov Papua Selatan Dorong Penerapan Program MBG di Wilayah 3T
Jumat, 02 Oktober 2026
Merauke -Pemerintah Provinsi Papua Selatan mendorong penerapan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T didaerah ini.
Demikian disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Otonomi Khusus Papua Selatan, Soleman Jambormias mewakili Gubernur Apolo Safanpo dalam launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari pelaksanaan MBG di Kelapa Lima Merauke, Jumat (2/10/2026).
Soleman mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang hadir di Papua Selatan, khususnya di Merauke, untuk melaksanakan peresmian dua dapur dalam rangka mendukung pelaksanaan program MBG.
Menurut dia, sesungguhnya, masih banyak masyarakat di Papua Selatan yang membutuhkan program ini. Banyak pula dapur yang telah dipersiapkan dan siap beroperasi, namun sampai saat ini masih menunggu proses perizinan dan belum dapat melaksanakan kegiatan secara penuh.
Oleh sebab itu, kata Soleman, Pemerintah Provinsi Papua Selatan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
"Kami berharap, setelah tim dari Badan Gizi Nasional kembali ke pusat, dapat memberikan perhatian terhadap dapur-dapur yang telah siap beroperasi tetapi masih menunggu izin, sehingga pelayanan kepada penerima manfaat di Papua Selatan dapat semakin diperluas,"kata dia.
Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi semakin penting, khususnya bagi wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Justru di wilayah-wilayah tersebut kebutuhan terhadap program makanan bergizi sangat besar.
"Anak-anak kita di kampung-kampung dan sekolah-sekolah yang berada jauh dari pusat kota masih sangat membutuhkan dukungan makanan bergizi,"ujarnya.
"Gubernur juga telah menyampaikan pesan kepada kami agar wilayah 3T mendapatkan perhatian khusus dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Papua Selatan,"katanya lagi.
"Karena itu, kami berharap program ini dapat terus diperluas dan menjangkau masyarakat hingga ke kampung-kampung dan wilayah yang selama ini sulit mendapatkan akses pelayanan,"ujarnya.
Atas nama Gubernur dan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran seluruh tim Badan Gizi Nasional di Merauke.
"Kami juga menyampaikan pesan kepada seluruh pengelola dapur yang terlibat dalam program ini agar senantiasa menjaga kualitas makanan, kebersihan, keamanan, serta standar pengolahan makanan. Sampai saat ini,"kata dia.
"Di Papua Selatan kita bersyukur belum menemukan adanya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program ini. Kondisi yang baik ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,"ujarnya lagi.
Soleman menegaskan, jangan sampai anak-anak menerima makanan yang tidak layak, sudah basi, atau tidak memenuhi standar kesehatan. Keselamatan dan kesehatan anak-anak sebagai penerima manfaat harus menjadi perhatian utama bersama.
"Mari kita pastikan Program Makan Bergizi Gratis dapat dilaksanakan dengan baik, tepat sasaran, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua Selatan,"tambah dia.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Festival Kali Maro, Paskalis: Papua Selatan Berkomitmen Lestarikan Nilai-Nilai Budaya
Kamis,1 Oktober 2026Merauke - Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus berkomitmen melestarikan nilai-nilai budaya di daerah tersebut.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan,Paska...
Provinsi Papua Selatan Dapat Penghargaan Pembangunan Progresif
Rabu, 30 September 2026Merauke - Provinsi Papua Selatan mendapat penghargaan kategori khusus pembangunan Daerah Otonomi Baru (DOB) progresif.Penyerahan Penghargaan Pembangunan Daerah dan Knowledge Sha...
Guritno Harap Lokakarya Penulisan Rekomendasi Kebijakan Jadi Dasar Keputusan
Selasa,29 September 2026Merauke - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Selatan Agustinus Joko Guritno berharap lokakarya penulisan rekomendasi kebijakan (poicy brief) unt...