Hari ini, Papua Selatan Mulai Berlakukan WFH Bagi ASN
Rilis Pers
Jumat,10 April 2026
Merauke - Provinsi Papua Selatan mulai memberlakukan Work From Home (WFH) atau kerjasama dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), jumat ini
Sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait Work From Home (WFH) Papua Selatan telah melaksanakannya.
"Kami Provinsi Papua mulai melaksanakan WFH hari ini,yakni Jumat,10 April 2026 dan seterusnya tiap jumat,"kata Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu kepada pers di Merauke, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, ASN yang boleh melaksanakannya adalah mereka yang sudah ditentukan yakni para staf dan eselon IV dan eselon III.
Lanjut dia, sementara eselon II dan pejabat diatasnya tetap melaksanakan pekerjaan dari kantor atau Work From Office (WFO).
Selain itu, kata dia, ada juga pejabat dan staf yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat tetap melakasanakan tugas dari kantor.
"Kita tidak memberlakukan sistem ship tetapi kita melaksanakan apa yang sudah ditetapkan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),"ujar Ferdinandus.
Ia menjelaskan, sesuai ketetapan Kemendagri, tiap Jumat bagi ASN WFH, sementara penjabarannya belum. Meski ASN itu melakukan WFH namun tetap melakukan absensi.
Lantaran, kata dia, WFH itu bekerja dari rumah bukan libur. Setiap ASN dipantu saat melakukan WFH, dan tetap melaporkan kinerjanya dari rumah masing-masing.
"Jadi, sama sekali tidak menggangu kinerja pemerintahan, WFH dilakukan dalam bentuk watshap group,"kata dia.
Ferdinandus menyebut, WFH tidak hanya diberlakukan di provinsi, empat kabupaten dalam cakupan Provinsi Papua Selatan juga memberlakukan WFH tiap jumat.
"Gubernur telah mengeluarkan edaran sesuai edaran dari Kemendagri terkait WFH ke empat kabupaten yang ada pada 7 April lalu,"ujarnya.
Ia mengatakan, edaran gubernur ke empat kabupaten yang ada, mudah- mudahan mereka juga melaksanakan WFH. Keempat kabupaten tersebut yakni Kabupaten Merauke, Boven Digoel, Mappi, dan Kabupaten Asmat.
Sebelum pemberlakuan WFH, menurut Ferdinandus, kehadiran ASN masih diatas 80 persen, meski jarak tempuh kantor lumayan jauh memakan waktu satu jam lebih.
Tak hanya itu, tambah dia, pihaknya juga melakukan efisiensi dari beberapa kegiatan semisal pejalanan dinas (perjadin) dan pembatasan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berlebihan.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Pemprov Papua Selatan Ajak HIPMI Libatkan Pengusaha OAP
Senin,18 Mei 2026Merauke - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan mengajak pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) provinsi setempat melibatkan pengusaha ora...
Gubernur Apolo Dorong Pengusaha Kembangkan Sektor Produksi, Distribusi dan Marketing
Senin,18 Mei 2026Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mendorong pengusaha mengembangkan sektor produksi, distribusi, dan marketing (pemasaran-red)Apolo menyampaikan saat membuka Rapat Kerja...
Gubernur: Dunia Usaha Bantu Pemerintah-Masyarakat Gerakan Roda Perekonomian
Senin,18 Mei 2026Merauke - Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo menyebut dunia usaha sangat membantu pemerintah dan masyarakat dalam menggerakan roda perekonomianDemikian disampaikannya disela-sela s...