Dampingi Mentrans dan Dubes Tiongkok,Sekda Paparkan Potensi Telaga Sari
Selasa,2 Juni 2026
Merauke - Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu memaparkan materi Gubernur Apolo Safanpo terkait potensi pertanian di Kampung Telaga Sari, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke
Ferdinandus memaparkan materi tersebut dihadapan Menteri Transmigrasi RI,Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dan Dubes Tiongkok saat melakukan kunjungan kerja ke Telaga Sari guna memantau potensi pertanian di kampung itu, Selasa (2/6/2026).
Dalam pemaparan, Sekda menyebut Kampung Telaga Sari termasuk salah satu kawasan transmigrasi yang berkembang dan menjadi contoh harmonisasi masyarakat transmigrasi dan masyarakat asli Papua.
Ia mengatakan, potensi utama kawasan ini yakni padi dan hortikultura, peternakan dan perikanan. Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan ketahanan pangan masyarakat.
"Luas wilayah Kampung Telaga Sari kurang lebih 16 kilo meter persegi, pengembangan pertanian potensial lahan pertanian seluas 1.058 hektare,"kata dia.
Ferdinandus mengatakan, target utama program Optimalisasi Lahan (Oplah) untuk meningkatkan kualitas tanah dan sistem irigasi di Telaga Sari seluas kurang lebih 888 hektare.
"Fokus komoditas prioritas pengembangan pada tanaman padi sebagai pilar ketahanan pangan lokal,"ujar Ferdinandus.
Ia menjelaskan, dampak nyata sebelum Oplah 30-40 ton/hektare. Sesudah Oplah meningkat menjadi 6,2-7,4 ton/hektare. Peningkatan produktivitas rata-rata mencapai 100 persen melalui intervensi teknologi dan infrastruktur lahan.
Ferdinandus mengatakan, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) di wilayah tersebut antara lain traktor roda empat sebanyak 200 unit, traktor roda dua, 30 unit, pompa air sebanyak 80 unit, rice transplanter, 20 unit dan alat pasca panen masuk distribusi regional.
"Ini merupakan bentuk dukungan pertanian untuk wilayah Merauke terutama di Telaga Sari,"kata Sekda Ferdinandus Kainakaimu.
Ia menyimpulkan bahwa pusat produksi telaga Sari menjadi sentra utama padi di Kabupaten Merauke secara berkelanjutan.
Sehingga, tambah Sekda Ferdinandus, terus mendapat dukungan penuh pemerintah melalui Alsintan guna menjamin efisiensi jangka panjang. Tapi juga menjadi sentra padi dan lokasi.
Biro Umum Setda Provinsi Papua Selatan
Tags:
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!
Berita Terkait
Sambut HUT ke-2, DPR Papua Selatan Pererat Silaturahmi dan Dekatkan Diri dengan Masyarakat
Kamis, 29 Oktober 2026 SALOR - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Selatan, Heribertus Silfinus Silubun, S.H., mengajak masyarakat untuk terus mempererat silaturahmi, menjaga kebersama...
Dinsos Papua Selatan Bentuk Tim Sosialisasi Program GEMAS HA-ANIM, Sasaran Empat Kabupaten
Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Selatan, Fidelis Nggol, memimpin rapat koordinasi pembentukan Tim Sosialisasi Program GEMAS HA-ANIM (Generasi Emas Papua Selatan) di Kantor Dinas Sosial Provinsi Pap...
Pemprov Papua Selatan Perkuat Pemahaman Hukum melalui Sosialisasi Tugas dan Wewenang Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
MERAUKE - Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengikuti Sosialisasi Tugas dan Wewenang Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Republik Indonesia yang turut dihadiri jajaran Kejaksaan Ne...